Festival Pacu Sampan Leper Kebanggan Masyarakat Inhil

Festival Pacu Sampan Leper  Kebanggan Masyarakat Inhil

Metroterkini.com - Festival sampan leper yang diselenggarakan Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Melalui Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Inhil. Ivent ini diselenggarakan tiap tahunnya di sungai perairan Indragiri, bertepatan didesa sungai luar, dibawah jembatan penyeberangan yang menghubungkan antara kecamatan batang tuaka dengan Tembilahan.

Dalam hal ini, meriahnya para penonton yang menyaksikan langsung pestival sampan leper tersebut, Ahad (30/7/2017).

Ratusan pengunjung berdesak-desak memenuhi jembatan Getek tersebut, hanya untuk menyaksikan festival sampan leper.

Pengunjung yang menyaksikan bukan hanya penduduk lokal sungai luar, bahkan penduduk berbagai pelosok perdesaan,masyarakat luar Inhil, ikut meramaikan hanya untuk melihat keseruannya pestival sampan leper tersebut.

"Kami senang dengan adanya pestival sampan leper yang diselenggarakan Pemerintah daerah ini, sehingga kami beramai-ramai menyaksikan sampan leper, harap kami semoga tahun depan festival sampan leper ini bisa lebih baik lagi, ini festival luar biasa yang saya tonton, bukan sekedar festival menghibur masyarakat tetapi didalamnya festival tersebut kita banyak mengambil maknanya akan perjuangan para nelayan," ungkap Warga sekitar Heripadli.

Festival sampan leper yang diselenggarakan tersebut, diisi oleh peserta baik dari masyarakat luas yang mendaftar,instnsi dan awak media.

Kadisporabudpar Junaidi Ismail menyampaikan, acara Festival sampan Leper tersebut masyarakat antusias menghadiri dan ikut serta dalam festival tersebut. Selama dua hari begitu semangatnya para peserta dan penonton untuk ikut dan menyaksikan pacu sampan leper.

"Dua hari berturut-turut sejak pagi pengunjung memadati area perlombaan, dengan meriahnya penonton pada tahun ini, ini yang menyemangatkan kita agar terus menyelesaikan Festival ini, bertujuan untuk menghibur masyarakat, menunjukan kepada para kaum muda,masyarakat yang tdak pernah nelayan bagai mana susahnya mendayung sampan tersebut, sungguh dengan perjuangan, bukan sekedar dayung tetapi harus mempunyai tehnik baik harus menggunakan tenaga yang begitu kuatnya, hingga membuat otot pada sakit," ujarnya.

Masih merurut Junaidi, ivent ini merupakan Ekowisata Kabupaten Indragiri Hilir, yang diberi nama festival sampan leper dan pacu dayung pelepah kelapa, negri hamparan kelapa dunia. [ynd]

Berita Lainnya

Index